Aswin Weblog

"Karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain"

  • Blog Stats

    • 403,284 hits
  • Kalender

    Januari 2009
    M S S R K J S
    « Sep   Sep »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • Sign by Aswin - For Information

INFORMED CONSENT (Suatu tinjauan Hukum)

Posted by aswin pada 6 Januari 2009


INFORMED CONSENT

 (Suatu tinjauan Hukum)
oleh 


(Husen Kerbala, SH,CN)


Sejarah perkembangan Doktrin

* Pada awal mulanya, dikenal hak atas Persetujuan/Consent, baru kemudian dikenal hak atas Informasi > kemudian menjadi “Informed Consent”

* Kasus Slater vs Baker Stapleton, 1767 menurut Appelbaum merupakan kasus yang pertama di Inggris dimana diputuskan bahwa Dr harus memperoleh ijin Pasien  dahulu sebelum melakukan tindakannya!

Kasus Schoendorff vs Society of the New York Hospital, 1914
“Setiap manusia dewasa dan berakal sehat,  berhak untuk menentukan apa yang hendak dilakukan terhadap tubuhnya sendiri; dan seorang Dr Ahli Bedah yang melakukan suatu operasi tanpa persetujuan pasiennya > dapat dipersalahkan telah melakukan suatu  pelanggaran untuk mana ia harus bertanggung jawab  atas segala kerugian” (
Hakim Benyamin Cardozo J)
 
 

    Menurut Prof. Azrul Azwar:
“kehendak untuk menghormati hak asasi manusia dalam bidang kedokteran diterjemahkan sebagai hak-hak pasien (patient right) akhirnya ditetapkan sebagai salah satu  kewajiban etik yang harus dipatuhi oleh  setiap warga profesi kedokteran

KODEK Int disahkan pada Sidang Umum Organisasi Kedokteran Dunia, 1949 butir 6 bahwa  a physician shall respect the rights of the patient


Hak-hak Pasien dimaksud tertera dalam pasal 3 antara lain “ ……
to accept or refuse treatment after receiving
adequate information

Di Indonesia : Kasus Muhidin di Sukabumi merupakan tonggak perkembangan Doktrin Informed Consent yang diikuti dengan keluarkan Fatwa IDI tahun 1988 dan Permenkes  tahun 1989.

 

YANG DIKESAMPINGKAN : 

w        Menurut Permenkes 585/’89:

     – bila informasi justru akan membahayakan

       kesehatan pasien

     – bila pasien menolak

 

w        Menurut Prof. Leenen:

     – Pasien yang belum dewasa

     – Pasien yang sakit jiwa

     – Pasien yang akan terganggu kesehatannya

       dengan informasi tersebut

     – Pasien yang menjalani pengobatan dengan

       Suggestive Therapeuticum” antara lain dg

        Terapi Placebo

YANG WAJIB MENYAMPAIKAN :

w          Dokter > Informasi Medis

w          Perawat > Informasi atas asuhan keperawatan

w          PENDELEGASIAN PENYAMPAIAN INFORMASI !!

 

PERLUASAN OPERASI

w          Dapat diduga atau tidak dapat diduga !

HAK ATAS PERSETUJUAN

w          Pada dasarnya merupakan Hak pasien > BUKAN Hak Keluarga Pasien.

     (Perhatikan Form yang ada di RS pada umumnya !!)

 

SIFAT PERSETUJUAN

> Pada dasarnya bersifat : LIMITATIF !!

w          Mengenal hak maupun kewajiban

 

 BENTUK PERSETUJUAN

w           Permenkes : Tertulis dan Lisan

                          Secara ISYARAT ?

 

  YANG BERHAK MEMBERI

  PERSETUJUAN

 

   Adalah PASIEN DEWASA YANG BERADA DALAM

              KEADAAN SADAR DAN SEHAT MENTAL

 

PERSETUJUAN PASIEN TDK SADAR

w           Permenkes Pasal 11 bahwa Dalam hal Pasien tidak sadar/pingsan serta tidak didampingi oleh keluarga terdekat dan secara medik berada dalam keadaan gawat dan atau darurat yang memerlukan tinmdakan medik segera  untuk kepentingannya, tidak diperlukan persetujuan dari siapapun.

 

w           Prof. Leenen Z: Teori Juridische Fictie

 

w           Prof. W van der Mijn : Zaakwarneming

                                   (Ps.1354 KUH Perdata)

 

 

  YANG BERHAK MEMBERI

  PERSETUJUAN

 

   Adalah PASIEN DEWASA YANG BERADA DALAM

              KEADAAN SADAR DAN SEHAT MENTAL

 

 

Pola PARTNER-SHIP

w          Dianggap sebagai rekan kerja

w          Mengenal hak maupun kewajiban

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s